| Basuki Tjahaja Purnama |
Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie bahkan menyebut, karena posisi dan
tanggung jawabnya yang tinggi, Akil layak dituntut mati oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bagi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,
sebaiknya tidak perlu ada tuntutan hukuman mati.
Sebaiknya, penegak hukum yang
terbukti korupsi lebih baik dimiskinkan saja.
"Paling benar, jangan dihukum mati tapi sita semua hartanya. Kan orang
bisa bertaubat. Kenapa harus hukuman mati?" kata Ahok di Balaikota DKI,
Jakarta, Jumat (4/10/2013).
Ahok menambahkan dari pengalamannya itu ia menduga di lembaga peradilan
terdapat banyak calo yang menawarkan pemenangan perkara. Menurutnya, cara yang
efektif membuktikan adanya tindak korupsi atau tidak yaitu dengan melakukan
pemeriksaan harta dengan pembuktian terbalik.
"Harusnya hakim MK dan MA semua harus pembuktian terbalik hartanya.
Sama pegawai pajak, biar masyarakat percaya," ujarnya.
Kalaupun ternyata terbukti, ia menyarankan agar seluruh harta dan aset yang
dimiliki sang tersangka korupsi disita. Bukannya dihukum mati.