Tersangka yang ditembak kaki kanannya
bernama Ade Muhidin, 26 tahun. Sedangkan satu temannya bernama Imam Wahyudi
dibekuk tanpa perlawanan.
Menurut Kapolsek Metro Tambora,
Kompol Dedy Tabrani Sik, Msi, kawanan perampas kalung, tas atau handphone itu
sering beraksi di wilayah Tambora.
”Mereka sudah menjadi target operasi
kami, karena mereka sangat meresahkan masyarakat,” ujar Kapolsek
didampingi Kanit Reskrim Iptu Wiradharma Jaya SH, Selasa (24/12/2013) siang.
Dua tersangka sebelum beraksi mencari
mangsa sasarannya wanita. Mereka keliling, dan setelah ada yang diincar lalu
dipepet dan kalung emas yang dipakai korban dirampas.
”Awalnya kami menangkap Imam Wahyudi
dan setelah dikembangkan kembali membekuk Ade Muhidin residivis 2 kali masuk
Rutan Salemba. Sudah 28 kali curas di Tambora,” ujar Kapolsek.
Tersangka Ade Muhidin terpaksa
ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap. “Keduanya
jika berhasil merampas kalung langsung dijual di kawasan Senen, Jakarta Pusat.”
tegas Kapolsek.
