![]() |
| Pemiipin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) istrinya Sol Ju (kiri), dan mantan bintang NBA DennisRodman |
Sepertinya Dennis Rodman tidak pernah
merasa puas dengan kunjungannya ke Korea Utara (Korut) yang dianggap sebagian
orang sebagai negara paling represif di dunia.
Buktinya, pertengahan Desember nanti
dia akan kembali lagi ke Korut.
Mantan pemain basket NBA ini akan
terbang ke Korut untuk ketiga kalinya pada 18 Desember mendatang.
Dia akan menghabiskan beberapa hari
di sana untuk membantu tim basket Korut.
Seperti kunjungan sebelumnya, tim
basket Korut juga akan bertanding melawan mantan pemain NBA pada Januari nanti,
seperti dilansir Paddy Power, perusahaan taruhan online berbasis di Inggris
yang akan mensponsori kunjungan Rodman.
Ikon atlet basket yang penuh dengan
anting dan tato ini juga akan berangkat bersama dengan kru dokumenternya, kata
juru bicara Paddy Power Rory Scott.
Scott mengatakan nama-nama mantan
pemain NBA yang akan bertanding bersama tim basket Korut baru akan dirilis
minggu depan.
Namun, masih belum jelas apakah
Rodman akan kembali bertemu dengan pemimpin Korut Kim Jong-un, yang disebut
Rodman sebagai "pria yang sangat baik" walau dunia internasional
banyak yang mengecam kepemimpinannya karena membiarkan berbagai pelanggaran hak
asasi manusia (HAM) terjadi.
Kunjungan pertama Rodman pertama kali
terjadi pada akhir Februari lalu di tengah meningkatnya ketegangan antara
Amerika Serikat (AS) dan Korut atas uji coba dan peluncuran roket tahap tiga.
Dalam kunjungannya, pebasket veteran itu mengumbar kepada media soal pertemuannya yang hangat dengan pemimpin Korut.
"Saya mencintai dia. Pria itu
sungguh menakjubkan," ujar Rodman.
Kunjungan Rodman ke Korut saat itu
yang dikenal dengan "diplomasi bola basket" telah menggegerkan dunia
karena banyak yang tak menyangka Rodman bisa terlihat sangat akrab dengan Kim.
Rodman dan Kim terlihat duduk
bersebelahan dan keduanya tertawa lepas saat menonton pertandingan bola basket
di Pyongyang.
*Sumber BBC*
